Day 11

Hari ke-11 PKL, hari ini kami berangkat agak siang karena kelamaan menunggu nasi tanak, yah karena hari ini aku masih merasa gak enak badan sejak minggu, walaupun aku bangun paling awal dan sudah mandi aku hanya tiduran saja dan bilang kepada Arif untuk memasak beras. Beruntungnya hari ini Jalan Panjang tidak begitu ramai kami bisa menyebrang dengan mudah.

Sesampainya di AKR kami segera menuju lift untuk ke lantai 8, kami segera absen finger print dan segera menuju ruang PSSE, ternyata karyawan sudah banyak yang datang, kami segera duduk dan menyiapkan laptop untuk menyicil laporan, karena jumat kemarin Mas Putra menyuruh kami untuk menyicil membuat laporan mumpung belum sibuk kena project, kata Mas Putra.

Sekitar jam 9 senior ada yang bicara sama Pak Eki, ternyata dia bilang ingin mengajak saya dan Ali untuk ke gudang, kamipun segera merapikan laptop dan berangkat kesana, karena tidak tau nama senior kami dan saya terlalu malu untuk bertanya kepadanya selama diperjalanan saya hanya memanggilnya "Mas", senior bilang kalau jarak ke gudang dari kantor kurang lebih 1km.

Yah kupikir 1 km dengan berjalan kaki sudah makanan sehari hari namun ternyata aku salah berbeda dengan di desa , disini 1 km terasa berat karena panas nya terik matahari dan polusi kendaraan membuatku tak betah dan sejauh mata memandang yang ada hanyalah gedung, kendaraan, dan sungai yang bisa ku bilang keruh memang ada pohon tapi rasanya pohon yang jarang tersebut tidak bisa membuatku merasa sejuk, awalnya aku sempat takut dengan senior kami karena saat berjalan kesana kadang dia menoleh kebelakang, entah di ingin melihat ada kendaraan yang ingin masuk gang atau takut aku menghilang karena aku berjalan dibelakangnya sedangkan Ali disampingnya, ya kurasa beliau takut kalau aku kehilangan jejaknya mengingat kami berasal jauh dari Jakarta, sekitar 15menit perjalan akhirnya kami sampai di gudang Compnet.

Sampai disana saya kira gudang nya sangat luas sekali, namun seperti biasa ekspetasi ku terlalu berlebihan, gudang tersebut ternyata sekitar 2-3x lipat ruang PSSE, senior segera menyuruh kami untuk menaruh tas, mengambil laptop sama kabel console dan segera merapat karena senior akan menujukkan bagaimana cara mengejek barang dan apa-apa saja yang perlu di catat, ketika senior membuka laptopnya terdapat tulisan "Andri" karena memang jika di berikan pinjaman laptop dari Compnet di beri nama siapa peminjamnya, setelah Mas Andri memberi contoh bagaimana cara mengecek switch dan ip phone, saya dan Ali meminta untuk mencoba terlebih dahulu karena saya takut tidak bisa mengingatnya jika hanya di beritahu, setelah kami berdua mencoba Mas Andri berpesan kalau bingung tanya saja kepada senior senior yang ada disini gak apa-apa. Selesai mencoba, karena tidak ada paket yang di cek, Mas Andri menyuruh kami untuk standby di gudang.

Waktu menunjukan istirahat siang, Mas Andri mengajak keliling untuk memberitahu kami ada tempat makanan apa saja di sekitar sini, selesai mengajak kami keliling Mas Andri menyuruh kami makan siang diluar dulu karena beliau membawa bekal, selesai makan kami segera ke gudang, baru masuk di depan pintu Mas Andri langsung memberitahu lokasi mushola, akhirnya kami segera sholat luhur dan segera kembali ke gudang.

Di gudang kami hanya di suruh standby, saya dan Ali pun hanya duduk, walaupun di benak saya ingin melihat-lihat apa yang sedang di kerjakan oleh para senior, melihat isi gudang namun aku menahan diri dari pada mengganggu senior dan tidak ingin terjadi sesuatu yang tidak di inginkan. Kami pun hanya duduk saja.

Mendengar adzan ashar Mas Andri mengajak kami ke mushola mengerjakan sholat ashar, selesai sholat ashar baru mengenakan sepatu tiba-tiba ada anak kucing menghampiri kami akhirnya karena gemas sembari menunggu ada barang yang datang, kami bermain dengan anak kucing sampai 10 menitan, kamipun kembali ke gudang.

Akhirnya waktu sudah menunjukkan waktu pulang, Mas Andri segera mengajak kami kembali karena tidak ada barang hari ini, di perjalanan kembali Mas Andri bilang memang kalau awal tahun project memang sedikit, biasanya akan ada project banyak saat tengah menuju akhir tahun. Sampai di AKR kami berpisah dengan Mas Andri dan kamipun duduk di bangku depan AKR menunggu Arif, karena yang membawa kunci kos adalah Arif.

Saat duduk sambil melihat senja di pagi hari, wait pagi ? sore maaf, saat duduk sambil melihat senja di sore hari terlintas ada sebuah kalimat di kepalaku "Memandanglah setinggi langit agar kau bisa menggapainya dan janganlah kamu lupa untuk memandang yang ada di bawahmu untuk membantunya.", tak lama kami duduk sembari istirahat Arif sudah datang, akhirnya kami ber-tiga pun kembali ke kost an.


Comments