Day 14

Sejak bangung tidur aku sudah merasa ada sesuatu yang janggal, sejak dari mandi sampai sarapan dan tak lama hujan deras, ternyata hal tersebut yang membuatku merasa ada yang tak enak, sudah jam 7.30 hujan tak kunjung reda terpaksa Aku dan Arif mengeluarkan gaman kami, tidak lain tidak bukan jelas payung lah, karena Ali tidak punya jas maupun payung dia pun ikut dengan Arif karena payung milik ku hanya cukup untuk 1 orang saja, karena hujan kamipun berangkat dengan santai walaupun Jalan Panjang sudah ramai kami dapat menyeberang dengan mudah, sampai di depan AKR kami segera merapikan payung kami dan pergi menuju lift untuk ke lantai 8, sampai di atas kami segera absen finger print dan menuju ruang PSSE.

Ketika akan membuka pintu ruang PSSE Ali bilang kepada "An belum ada yang datang", dengan ragu aku pun segera masuk dan ternyata Ali benar belum ada karyawan yang datang, dalam benakku "lah anjirr", kami pun segera duduk dan menyiapkan laptop, tak lama karyawan berdatangan yah memang sudah jam kerja si, aku pun langsung membuat Konfigurasi HRSP ? HSRP ? entah apalah itu saya lupa :p pokoknya ini dia :


HSRP (Hot Standby Router Protocol) adalah protocol dari Cisco Proprietary yang berfungsi untuk memberikan ip gateway kepada client meskipun router-gateway nya itu mati. Untuk penjelasan mengenai Fail Over itu maskudnya jika salah-satu interface mati maka akan digantikan ke interface lainnya.

Jadi itulah inti HSRP yang saya ketahui dari apa yang saya pelajari kemarin.
Untuk konfigurasinya kita buat topologinya telebih dahulu.


Disini saya membuat Router 1 menjadi main gatewaynya dan Router 2 sebagai secondary atau pengganti Router 1 ketika gateway Router 1 mengalami down.

Setelah itu berikan IP dahulu pada server sesuai topologi yang kita buat.


Lanjut ke sebrang, sekarang gentian PC kita berikan IP Address.

Langkah berikutnya kita konfigurasi IP tiap interfaces Router.

Router0
Router0(config)#int fa0/0
Router0(config-if)#ip address 10.10.10.1 255.255.255.0
Router0(config-if)#no shutdown

Router0(config-if)#exit
Router0(config)#int fa0/1
Router0(config-if)#ip address 20.20.20.1 255.255.255.0
Router0(config-if)#no shutdown
Router0(config-if)#exit

Router0(config)#int fa1/0
Router0(config-if)#ip address 8.8.8.1 255.255.255.0
Router0(config-if)#no shutdown
Router0(config-if)#exit

Router0(config)#int loopback 1
Router0(config-if)#ip address 1.1.1.1 255.255.255.0
Router0(config-if)#exit



Router1
ROUTER1(config)#int fa0/0
ROUTER1(config-if)#ip address 10.10.10.2 255.255.255.0
ROUTER1(config-if)#no shutdown
ROUTER1(config-if)#exit

ROUTER1(config)#int fa0/1
ROUTER1(config-if)#ip address 192.168.1.1 255.255.255.0
ROUTER1(config-if)#no shutdown
ROUTER1(config-if)#exit



Router2
ROUTER2(config)#int fa0/0
ROUTER2(config-if)#ip address 20.20.20.2 255.255.255.0
ROUTER2(config-if)#no shutdown
ROUTER2(config-if)#exit

ROUTER2(config)#int fa0/1
ROUTER2(config-if)#ip address 192.168.1.2 255.255.255.0
ROUTER2(config-if)#no shutdown
ROUTER2(config-if)#exit

Selanjutnya kita routing dynamic, disini saya menggunakan Eigrp.

ROUTER1(config)#router eigrp 100
ROUTER1(config-router)#no auto-summary
ROUTER1(config-router)#network 10.10.10.0 0.0.0.255
ROUTER1(config-router)#network 192.168.1.0 0.0.0.255
ROUTER1(config-router)#exit



Pada router ROUTER2 :
ROUTER2(config)#router eigrp 100
ROUTER2(config-router)#no auto-summary
ROUTER2(config-router)#network 20.20.20.0 0.0.0.255
ROUTER2(config-router)#network 192.168.1.0 0.0.0.255
ROUTER2(config-router)#exit



Pada router Router0 :
Router0(config)#router eigrp 100
Router0(config-router)#no auto-summary
Router0(config-router)#network 0.0.0.0 0.0.0.0
Router0(config-router)#exit

note :

Pada perintah "no auto-summary" yaitu supaya mencegah ip address tersebut menjadi ip address kelas A, karena disini kita menggunakan ip address kelas C.

Pada router Router0 dengan perintah "network 0.0.0.0 0.0.0.0" yaitu supaya ip address yang berada pada router tersebut dapat dikenalkan kepada router lainnya.

Setelah itu kita coba ping PC kita ke Server.

Langkah berikutnya kita konfigurasi HSRP nya.

Pada router ROUTER1 :
ROUTER1(config)#int fa0/1
ROUTER1(config-if)#standby 1 ip 192.168.1.254
ROUTER1(config-if)#exit



Untuk router ROUTER2 juga sama perintahnya :
ROUTER2(config)#int fa0/1
ROUTER2(config-if)#standby 1 ip 192.168.1.254
ROUTER2(config-if)#exit

Sekarang kita cek mana IP yang active dan mana yang standby dengan perintah “show standby brief”.


Nah, misalkan sobat ingin mengubah jalurnya ke router ROUTER2, maka sobat harus mengubah priority nya menjadi lebih besar. Berikut perintahnya :

Pada router ROUTER1 :
ROUTER1(config)#int fa0/1
ROUTER1(config-if)#standby 1 preempt
ROUTER1(config-if)#exit



Pada router ROUTER2 :
ROUTER2(config)#int fa0/1
ROUTER2(config-if)#standby 1 priority 120
ROUTER2(config-if)#standby 1 preempt
ROUTER2(config-if)#exit



Sekarang silahkan cek kembali pada router ROUTER1 dan ROUTER2, maka jalurnya akan berubah, router ROUTER1 akan standby dan router ROUTER2 akan aktif.



Ya setelah saya membuat itu baru jam 10, saya pun segera mencari superlab di google dan mencoba mengerjakannya sampai sampai lutut saya sakit berdenyut-denyut karena kelamaan di tekuk, tak lama selesai sudah waktu istirahat, kami segera turun ke mushola untuk sholat luhur dan makan siang, selesai makan kami segera kembali ke ruang PSSE walaupun waktu istirahat masih lama.

Sampai di ruang PSSE kami segera duduk dan saya mencoba mengecek wa sembari menunggu waktu istirahat habis, waktu istirahat habis, saya meminjam buku CCNA milik Kak Alvian yang di bawa oleh Arif, belum lama membaca tiba tiba kantuk menyerang sampai tidak bisa membuatku fokus untuk membaca sampai-sampai aku memejamkan mata 5-7 menit, semalam Pak Lik datang menjenguk ke kos an sejak isak beliau pulang jam 10 malam baru kami bisa tidur bagiku itu sudah telalu malam terlebih di kos an aku harus selalu bangung paling awal supaya tidak bentrok dengan yang lain, setelah memjamkan mata kantuk yang kurasakan sudah berkurang, aku pun melanjutkan membaca buku CCNA nya.

Baru dapat 1/3 buku adzan ashar sudah berkumandang kamipun segera turun untuk sholat ashar dan kembali lagi ke ruang PSSE, saat ku melihat jam waktu kantor sudah tidak lama karena sudah bingung mau ngapain lagi dan juga mungkin tidak sempat jika nanti malam untuk membuat artikel ini karena pengen tidur sore, akhirnya saya memutuskan membuat artikel ini sembari menunggu waktu pulang.

Comments