Day 42

Hari ini kami berangkat lebih pagi dari biasanya, kondisi di gang kost pun juga belum begitu ramai cuma banyak abang ojol lewat, sampai di Jalan Panjang Arif baru teringat bahwa kartunya ketinggalan, akupun segera memberikan kunci kost yang ku bawa kepada Arif (padahal Arif sendiri yang mengunci kost tadi kok bisa lupa), karena menunggu Arif membutuhkan waktu Aku dan Ali pun memutuskan duluan.

Ali pun menyuruhku untuk membukakan jalan untuk menyeberang, memangsih pagi ini jalan Panjang ramai lancar, pada ngebut semua boss gimana gak takut, namun untuk saja selang beberapa menit kami dapat menyeberang.

Kamipun segera pergi ke AKR masuk lift dan menuju lantai 8, pintu lift terbuka Aku dan Ali pun segera absen, kulihat waktu masih lumayan lama, jika Arif bergegas maka dia tidak akan telat. Kamipun segera menuju ruang PS.

Saat kami masuk karyawan sudah ada beberapa yang datang, kamipun segera mencari tempat duduk dan menyiapkan laptop, waktu menunjukkan jam 8 kurang  3 menit tiba-tiba Arif masuk dan segera duduk di sebelahku (kan gak telat calculated :p).

Agendaku hari ini melanjutkan mempelajari computer network theory jika tidak di ajak ke gudang sih akupun segera membacanya, sudah jam 10 biasanya jika ada yang berangkat ke gudang maka ini saatnya, namun ternyata tidak ada akupun segera melanjutkan membaca lagi.

Terkadang ngantuk menyerang namun entah kenapa ketika aku minus air galon menjadi teges kembali, maaf aku sendiri gak tau ini namanya ngantuk atau dehidrasi :p, karena terlalu fokus membaca tidak terasa sudah waktu istirahat siang, kamipun segera turun untuk sholat dan makan siang.

Selesai makan kami segera kembali waktu istirahat masih setengah jam ku gunakan waktu tersebut untuk melihat whatapp ku but nothing interesting. Akhrinya jam istirahat sudah habis akupun segera melanjutkan membaca computer network theory lagi.

Sekitar jam 3an kepalaku meledak, rasanya panas plus pusing, jadi akupun membaca website pacitan untuk mendinginkan otak ku, sekaligus mengetahui sedang ada apa di pacitan dan yah cuma sungai yang meluap sama longsor, hal itu sudah biasa di pacitan bahkan menurutku itu jauh lebih mending dari pada badai yang terjadi beberapa tahun lalu yang sampai membuat listrik mati total selama kurang lebih 1 minggu di daerahku karena jalur listrik yang putus karena ketiban pohon tumbang, cagak listrik yang hampir roboh karena longsor, kalo di daerah lain aku tidak tahu mengingat bagaimana kondisi alam nya.

Comments